Sukomoro, 21 Juni 2026 — Pawai Ta’aruf dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriyah sukses digelar di Kecamatan Sukomoro pada Ahad pagi. Sepanjang rute pawai, jalanan dipenuhi ribuan peserta dengan beragam kostum islami yang penuh warna, mulai dari santri Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ), siswa madrasah diniyah, madrasah formal, hingga santri pondok pesantren se-Kecamatan Sukomoro.

Kegiatan yang diperkirakan diikuti sekitar 1.500 peserta ini merupakan hasil kerja sama gabungan dari berbagai unsur kepanitiaan. Selain KUA Kecamatan Sukomoro sebagai penyelenggara utama, panitia pelaksanaan juga melibatkan sinergi dari NU, LDII, Muhammadiyah, Forum Komunikasi Pendidikan Al-Qur’an (FKPQ), Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT), Ikatan Guru Raudlatul Athfal (IGRA), Forum Komunikasi Madrasah Ibtidaiyah Sukomoro (FKMIS), serta sejumlah organisasi kemasyarakatan Islam lainnya di wilayah Kecamatan Sukomoro.
Kolaborasi lintas lembaga ini menjadi bukti nyata bagaimana semangat ukhuwah Islamiyah dapat dibangun melalui kerja bersama, tanpa memandang sekat organisasi maupun afiliasi keagamaan.
Pelepasan peserta dilakukan secara simbolis di titik start, Lapangan Desa Bagorwetan, dengan dihadiri oleh Kepala Subbagian Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kabupaten Nganjuk, Camat Kecamatan Sukomoro, serta Kepala KUA Kecamatan Sukomoro. Kehadiran jajaran pejabat tersebut menjadi simbol dukungan penuh pemerintah daerah dan instansi keagamaan terhadap kegiatan yang melibatkan partisipasi luas masyarakat ini.
Rute pawai dimulai dari Lapangan Desa Bagorwetan, melintasi jalan utama Kecamatan Sukomoro, dan berakhir di Lapangan Desa Ngrami. Selama perjalanan, peserta tampil dengan berbagai atribut kreatif seperti bendera lembaga, bendera Merah Putih, balon hias, hingga kostum-kostum unik yang menambah semarak suasana.
Mengusung tema “Menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriyah dengan Memperkuat Ukhuwah Islamiyah, Syiar Keagamaan, dan Moderasi Beragama di Kecamatan Sukomoro,” rangkaian acara juga dimeriahkan dengan penampilan dari beberapa lembaga, pembagian doorprize, serta pemberian apresiasi bagi peleton dengan kategori terkompak, terbaik yel-yel, dan terkreatif.
Suksesnya pelaksanaan pawai ini tidak lepas dari soliditas panitia gabungan yang bekerja sama lintas ormas dan lembaga pendidikan Islam, menjadikan kegiatan ini sebagai cerminan nyata moderasi beragama dan kebersamaan umat di Kecamatan Sukomoro.


💬 Komentar (1)
Joko
Top markotop
✍️ Tinggalkan Komentar