Sukomoro Nganjuk — Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk kembali menunjukkan komitmennya dalam program The Most KUA — Move for Sakinah Maslahat Ramadan 1447H/2026M dengan menggelar webinar bimbingan keluarga sakinah secara daring melalui platform Zoom Meeting pada Rabu malam, 11 Maret 2026. Kegiatan yang dimulai pukul 20.30 WIB ini berhasil menjangkau ratusan peserta dari dua kelompok sasaran sekaligus remaja usia nikah dan keluarga Muslim dalam satu sesi yang hangat, interaktif, dan penuh makna.
Webinar bertajuk “From Zero to Sakinah: Kesiapan Menikah dan Keluarga Tangguh di Era Post Modern” ini dipandu oleh Fia Maulidia, S.H., Penyuluh Agama Islam KUA Sukomoro selaku host, dengan Agus Rahman Hakim, S.H., Penyuluh Agama Islam KUA Sukomoro sebagai narasumber. Momen Ramadan sengaja dipilih sebagai waktu pelaksanaan karena diyakini menjadi momentum terbaik untuk memperkuat niat dan komitmen dalam membangun keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah.
Narasumber membawakan materi yang kaya data dan sangat relevan dengan kehidupan generasi muda saat ini. Mengangkat data terkini dari Badan Pusat Statistik (BPS) 2024–2025, peserta diajak melihat potret pernikahan Indonesia secara jujur mulai dari tren menunda nikah di kalangan Gen Z dan Milenial, angka perceraian nasional yang masih tinggi, hingga faktor-faktor utama yang mengancam ketahanan keluarga di era modern. Pemaparan data ini bukan untuk menakut-nakuti, melainkan untuk membuka kesadaran bahwa kesiapan yang matang sebelum dan selama pernikahan adalah sebuah keharusan, bukan pilihan.
Bagi kelompok remaja usia nikah, materi difokuskan pada lima kesiapan menikah yang wajib dimiliki generasi muda di era post modern meliputi kesiapan mental dan emosi, spiritual, finansial, komunikasi, serta kesiapan peran dan komitmen. Sementara bagi kelompok keluarga, materi menekankan pentingnya membangun fondasi keluarga yang tangguh di tengah tantangan era digital, termasuk komunikasi yang sehat, ketahanan ekonomi rumah tangga, keterbukaan dan kepercayaan antar pasangan, serta fungsi keluarga sebagai tempat yang aman dan nyaman di tengah gejolak kehidupan modern.
Sesi tanya jawab menjadi bagian yang paling dinantikan. Pertanyaan demi pertanyaan mengalir dari peserta — mulai dari cara mempersiapkan mental sebelum menikah, strategi mengelola keuangan bersama pasangan, hingga cara menghadapi konflik dalam rumah tangga tanpa berujung pada perpisahan. Narasumber menjawab setiap pertanyaan dengan lugas, hangat, dan berbasis nilai-nilai Islam yang membumi. Suasana webinar terasa bukan sekadar ceramah, melainkan ruang berbagi yang tulus antara penyuluh dan masyarakat.
Kepala KUA Sukomoro, Moh. Syamsul Fu’ad, S.H.I, menyampaikan apresiasinya atas antusiasme peserta yang luar biasa. “Kami sangat bersyukur kegiatan malam ini berjalan dengan baik dan menyentuh hati banyak peserta. Webinar ini adalah bukti bahwa bimbingan keluarga sakinah tidak harus selalu tatap muka dengan memanfaatkan teknologi, KUA bisa hadir di tengah masyarakat kapan saja dan di mana saja, termasuk di malam-malam Ramadan yang penuh berkah ini,” ujarnya.
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian program The Most KUA — Move for Sakinah Maslahat yang diinisiasi oleh Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam, Kementerian Agama RI, sebagai upaya mewujudkan keluarga Indonesia yang berkualitas dan berdaya saing. KUA Sukomoro berharap ilmu yang diperoleh peserta malam ini tidak berhenti di layar Zoom, melainkan terus tumbuh dan diamalkan dalam kehidupan keluarga sehari-hari.
Informasi lebih lanjut tentang program dan kegiatan KUA Sukomoro dapat diikuti melalui akun media sosial resmi @kua.sukomoronganjuk.
#TheMostKUA #KUABergerak #KeluargaSakinahMaslahat #KemenagBerdampak #JoyfulRamadanMubarak1447H


💬 Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!
✍️ Tinggalkan Komentar